Perayaan Solstice Atau Titik Balik Matahari Musim Dingin Di Stonehenge
Matahari menyinari batu Stonehenge / © Pixabay

Perayaan Solstice Atau Titik Balik Matahari Musim Dingin Di Stonehenge, dan Di belahan Dunia. Selain perayaan hari natal, di bulan desember juga terdapat hari special lainnya. Yaitu Solstice Musim Dingin atau titik balik matahari musim dingin, yang di rayakan oleh beberapa negara di belahan dunia.

Festival Solstice Musim Dingin ini sering di sebut juga sebagai hari yang paling pendek dan malam paling panjang di tahun itu. Ini juga sebagai tanda bahwa musim dingin telah tiba. Perayaan hari Solstice Musim Dingin biasanya jatuh di tanggal 21 desember setiap tahunnya.

Menurut dinas cuaca, Solstice Musim Dingin juga menandai sumbu bumi miring jauh dari matahari. Solstice atau titik balik matahari terjadi dua kali setiap tahun, yaitu sekitar tanggal 21 juni dan 21 desember. Solstice Musim Panas adalah kebalikan dari Solstice Musim Dingin, yaitu merupakan hari yang paling panjang di tahun itu dan ini terjadi sekitar bulan juni.

Perayaan Solstice Atau Titik Balik Matahari Musim Dingin Di Stonehenge
Orang orang berkumpul di Stonehenge / flickr

Untuk beberapa orang, hari Solstice Musim Dingin adalah hari ritual tahunan yang tidak akan di lewatkan. Contoh nya seperti yang terjadi di inggris. Setiap tahunnya ratusan orang bahkan kadang ribuan, orang orang melakukan perjalanan ke daratan kosong salisbury untuk menuju ke Stonehenge Inggris. Mereka berkumpul di Stonehenge untuk menyambut terbitnya matahari dari atas batu batuan Stonehenge yang biasanya akan terbit sekitar jam 8 pagi waktu setempat.

Perayaan Solstice Atau Titik Balik Matahari Musim Dingin Di Stonehenge
Seorang druid memainkan sangkakalanya di solstice musim dingin Stonehenge / flickr

Mereka datang ke lokasi Stonehenge pagi dan merayakan pesta di sekitar Stonehenge dengan cara memainkan sangkakala dan drum sebelum matahari terbit. Orang orang juga berkumpul di Stonehenge di malam hari di midsummer untuk merayakan Solstic Musim Panas.

mungkin anda suka :

Perayaan Solstice Atau Titik Balik Matahari Musim Dingin Di Stonehenge
Seorang druid di Stonehenge saat perayaan solstice musim dingin / © Flickr

Keajaiban dunia yang terletak di wiltshire inggris ini sering di kunjungi oleh orang orang penyembah berhala untuk merayakan ” Rebirth” atau kelahiran kembali matahari untuk tahun baru.

Lalu siapa mereka mereka ini yang datang untuk perayaan Solstice atau titik balik matahari musim dingin di Stonehenge ? Mereka adalah kelompok orang orang penyembah berhala, penyihir, druid, wicca, spiritualis dan beberapa penganut agama timur yang memuja hare krishna dan beberapa  praktisi meditasi buddha juga merayakannya. Selain kelompok kelompok di atas, para astronom, pelajar, sejarawan dan turis pun banyak untuk menyaksikan fenomena alam unik ini. Ini adalah perayaan yang mempertemukan new age tribe inggris ( druid, wicca, penyembah berhala ) dengan keluarga biasa dan para turis.

Sejak jaman kuno, orang orang dari seluruh dunia telah mengenali kejadian astronomi penting ini dan merayakan nya dengan cara yang berbeda pula. Bukan hanya di Inggris saja yang merayakan Solstice Musim Dingin atau titik balik matahari musim dingin ini. Namun negara negara seperti china, jepang, dan iran juga merayakan nya. Seperti di bawah ini, adalah cara dari negara negara lain yang merayakan hari paling pendek ini.

1. Antartika

Di antartika juga merayakan hari Solstice Musim Dingin, hari terpendek di dalam kalender tahunan. Mereka melakukan perayaan ini dengan cara makan makanan khusus, melihat film, dan bahkan memberikan hadiah yang terbuat dari tangan.

2. China

Dong Zhi, adalah istilah yang di kenal di china untuk merayakan titik balik matahari musim dingin. Dong Zhi yang berarti kedatangan musim dingin. Di jaman kuno hari itu adalah sama penting nya dengan tahun baru imlek. Cara mereka merayakan hari Solstice Musim Dingin adalah dengan cara memakan kue panas yang mengepul bersama keluarga atau teman. Seperti membuat dan memakan dumpling di china utara dan di china selatan seperti makan kue bola atau tangyuan yang terbuat dari tepung beras dan di makan dengan air nya di sebuah mangkuk.

Mungkin anda suka :

3. Jepang

Perayaan Solstice Atau Titik Balik Matahari Musim Dingin Di Stonehenge
Mandi dengan buah jeruk yuzu di Solstice musim dingin di jepang / © Flickr

Di kenal dengan nama Soji untuk merayakan Solstice musim Dingin atau titik balik matahari musim dingin. Cara mereka merayakan nya yaitu dengan cara mandi air hangat dengan buah jeruk yuzu dimana ini di percaya untuk menangkal deman, pilek dan menjaga kesehatan untuk menghadapi musim dingin.

4. Iran

Cara untuk merayakan malam paling panjang untuk orang orang iran di seluruh dunia yaitu dengan cara berkumpul bersama. Dari keluarga dan teman teman mereka bertemu dan berkumpul tepatnya di malam Solstice Musim Dingin itu untuk saling melindungi dari kejahatan. Serta membakar api untuk menerangi kegelapan, beramal, membaca puisi, dan berdoa sesuai keinginan masing masing. Mereka juga berpesta untuk makan kacang kacangan, buah delima, dan makanan lainnya.

Perayaan Solstice Atau Titik Balik Matahari Musim Dingin Di Stonehenge
Matahari terbit di celah celah batu Stonehenge saat Solstice / © Flickr

Fenomena astronomis yang kita kenal dengan Solstice atau titik balik matahari ini sangat erat sekali kaitannya dengan Stonehenge. kenapa? Karena Stonehenge adalah situs prasejarah kuno yang mungkin merupakan tempat pemujaan dan perayaan pada saat Solstice atau titik balik matahari selama ribuan tahun. Batu batu besar Stonehenge di yakini berdiri di tempat yang sama sejak 3.000 sampai 2.000 SM yang di letakan untuk menyesuaikan diri dengan posisi matahari terbit di dua titik balik matahari tahunan.

Perayaan Solstice atau titik balik matahari musim dingin di Stonehenge, anda bisa memasukinya secara gratis. Ini adalah kesempatan yang baik untuk bisa langsung menyentuh batu batuan itu. Untuk hari hari biasa, biasanya mereka tidak memperbolehkan pengunjung untuk menyentuhnya. Jadi jangan lewatnya moment yang magical ini bila anda sedang berada di inggris.