Tokoh tokoh besar yang di eksekusi di Menara London
Chopping Block di Menara London by Wikipedia Commons

Tokoh Tokoh  Besar Yang Di Eksekusi Di Menara London, Siapa Mereka? Di balik keindahan dan kemegahan Menara London, ternyata menyimpan banyak kejadian kelam dan misteri. Salah satunya adalah ratu ratu inggris yang di penggal di menara megah ini. Dua pangeran hilang tanpa bekas, dan siksaan siksaan yang begitu kejam yang di lakukan oleh mereka mereka yang berkuasa.

Sebelumnya saya sudah menulis tentang kunjungan saya ke menara london yang terkenal dengan kastil yang di gunakan untuk tempat penjara, di sini saya akan menjelaskan tokoh tokoh besar itu yang pernah di eksekusi di Menara London yang saya rangkum dari berbagai sumber.

Tokoh tokoh besar yang di eksekusi di Menara London :

 

# Anney Boleyn 

Dia adalah istri ke dua dari Henry VIII. Dia dipancung oleh seorang pendekar dari perancis

Tokoh tokoh besar yang di eksekusi di Menara London
Ratu Anney Boleyn / © wikipedia

pada tahun 1536. Pengadilan menyatakan dia bersalah karena dia di tuduh berselingkuh karena merayu raja dan menjadikan pernikahan yang terkutuk. Anne Boleyn menikahi Henry VIII setelah raja inggris menentang gereja katolik roma. Serta tuduhan zina, penghianatan dan di tuduh berselingkuh dengan adiknya. Anney Boleyn adalah ratu inggris yang sering di caci maki, namun juga ratu yang di puji. Kejadian yang di alaminya, sering di jadikan inspirasi dan di film kan.

 

# Sir Walter Raleigh

Sir Walter Raleigh adalah tahanan yang paling lama dan tinggal di benteng Menara London ini selama 13 tahun. Dia adalah seorang tentara dan penjelajah yang merancang koloni inggris di pulau Roanoke dan di anugerahi gelar bangsawan oleh Ratu Elizabeth I dan salah satu anggota favorite di istana.
Raleigh pernah di penjara pada tahun 1592 setelah ketahuan diam diam menikahi Elizabeth Throckmorton. Dia adalah seorang pelayan kehormatan ratu. Sempat bebas, dia kembali di penjara di Menara London untuk ke dua kalinya karena di tuduh merencanakan perlawanan ke Raja James I. Dia di tahan di bagian kastil yang di kenal dengan “Bloody Tower” selama 13 tahun.
Tetapi karena status sosialnya yang tinggi, dia mempunyai penginapan yang nyaman. Pada tahun 1616 dia bebas dan di tugaskan ke amerika tengah untuk mencari kota emas mitos El Dorado. Tetapi misi itu tidak berhasil lalu di tangkap dan di eksekusi di blok itu setelah pasukannya menyerang sebuah pos spanyol untuk melawan Raja tersebut.

# Guy Fawkes

 

Dia pernah di penjara di Menara London ini karena the gunpowder plot nya. Dia adalah seorang katolik militan. Dia terlibat dalam rencana membunuh raja protestan James I dan anggota pemerintah inggrisnya dengan cara meledakan House of Lords. 

menara london, tempat penyiksaan di inggris
Little ease, Tower of London BY wikimedia commons
 
Fawkes dan antek anteknya menyewa ruang bawah tanah istana Westminster dan memadatinya dengan 35 tong mesiu untuk di ledakan pada saat pembukaan parlemen. Namun, plot itu gagal setelah parlemen menemukan surat tanpa nama dan mencari ruang bawah tanah.
Kemudian Fawkes di tangkap dan di kirim ke Menara London ini. Dia di kurung di dalam sebuah ruangan sempit yang mencegah tahanannya  berdiri tegak atau berbaring. Ruangan ini di juluki “Little Ease”
Dia di siksa secara intens dan di interogasi. Lalu dia di temukan bersalah dan di hukum gantung. Namun dia masih mencoba menghindar dari hukuman ini dengan cara melepaskan diri dari tiang gantungan dan mematahkan lehernya sendiri.
 

# Lady Jane Grey 

Menara london, tempat penyiksaan di inggris
Lukisan terkenal Lady Jane Gray pada saat akan di penggal  / © The National Gallery, London
 Saat itu Grey masih remaja dan di nobatkan sebagai ratu pada tahun 1553 setelah sepupunya Edward VI meninggal untuk memastikan mahkota tetap berada di bawah kendali orang orang protestan.

Tetapi Mary  adik tiri Edward VI mengklaim dirinya sebagai ratu, dan mengangkat sekelompok besar pendukungnya untuk mendukung dia. Tiba tiba pemerintahan kerajaan mengganti kesetiaan mereka dan menyatakan bahwa Mary adalah Ratu Inggris yang sah dan memaksa Jane Grey yang saat itu baru menyandang seorang ratu baru sembilan hari, untuk menyerahkan mahkotanya.

Baca juga tips liburan :

Jane Gray ditangkap dan di kirim ke penginapan Gentleman Gaoler. Dia terus di awasi dan di izinkan jalan jalan sekitar Menara London. Gray di adili dan di nyatakan bersalah di tuduh melakukan penghianatan pada tahun 1553. Namun dengan cepat di ampuni oleh Ratu Mary I. Ayah Gray berpartisipasi dalam pemberontakan protestan, menyebabkan kerajaan melanjutkan hukuman mati. Gray di penggal di Tower Green.

 # Pangeran di Menara 

Menara London, Terkenal Dengan Tempat Pembantaian
The Two Princes Edward and Rrichard
1483 by Sir John Everett

Ini adalah sebutan untuk dua pangeran. Pangeran Edward V yang berusia dua belas tahun dan pangeran Richard yang berusia sepuluh tahun. Lebih di kenal sebagai pangeran di menara. Mereka berdua adalah anak dari Raja Edward IV. Mereka tiba di Menara London pada tahun 1483 setelah ayah mereka Raja Edward IV meninggal.

Atas perintah paman mereka Richard, Duke of Gloucester,  ke dua pangeran ini menempati di Menara London. Namun gelar duke di lucuti setelah sang duke membatalkan pernikahan ayah mereka dan menyatakan mereka tidak sah dan tahta raja untuk dirinya sendiri sebagai Raja Richard III. Lalu kedua pangeran ini resmi menjadi tawanan mahkota dan menempati batas batas Menara taman. Dan Menara ini di juluki Bloody Tower. Namun secara tiba tiba kedua pangeran ini, hilang dan tidak terlihat di sekitar tower tempat mereka bermain dan tinggal. Setelah dua bulan sejak dua anak ini menghilang, banyak yang orang berpikir bahwa kedua pangeran ini di bunuh oleh pamannya Raja richard III. Dan misteri hilangnya kedua anak ini masih menjadi misteri hingga sekarang.
Pada tahun 1674 saat mereka melakukan renovasi menara, di temukan  dua kerangka manusia kecil. Ini adalah satu satunya petunjuk tentang kedua anak itu. Namun tidak pernah terbukti bahwa kedua kerangka ini adalah kerangka kedua pangeran itu.
 

# Rudolf Hess Dan Josef Jakobs

Menara London ini sempat menjadi tempat wisata dan tempat untuk menyimpan crown jewels pada abad 20. Tetapi di kembalikan perannya secara singkat sebagai tempat penjara negara pada saat perang dunia II setelah dua orang Nazi tertangkap di tanah inggris.

Josef Jakobs adalah seorang mata mata german yang tertangkap di pedesaan inggris. Josef Jakobs sebagai orang terakhir yang pernah di eksekusi di Menara London ini dengan regu tembak pada tahun 1941.

 Rudolf Hess adalah seorang komandan kedua Hitler dari partai Nazi. Di tangkap karena dia terjun ke skotlandia sebagai bagian dari rencana pemberontakan untuk menegosiasi perdamaian dengan inggris pada tahun 1941.
 
Namun motif dia di ragukan. Dikirimlah dia ke Menara london atas perintah Perdana Menteri Winston Churchill dan menjadi tahanan terakhir yang di pangku di kastil. Tetapi dia tidak di eksekusi di Menara London.
Mungkin anda suka :
Hess hanya akan bertahan beberapa hari, namun rumor menyebutkan dia di sembunyikan selama beberapa bulan. Kemudian dia di adili di nuremberg dan di beri hukuman seumur hidup. Dan meninggal pada tahun 1987 di penjara spandau, Berlin barat. 
Itulah tadi tokoh tokoh besar yang di eksekusi di Menara London. Tidak bisa di pungkiri karena status kastil yang terletak di jantung kota london ini terkenal sebagai tempat eksekusi, konon banyak yang menyebutkan, bahwa menara ini angker dan banyak hantunya. Hiii!!!